Aku manusia normal, jadi sudah sewajarnya mencari kambing hitam atas ketidakmujuran yang aku alami kan?? *sigh*
Here's the situation:
Cewek yang awalnya disuruh belajar electone, tapi sudah kelawat bosan karena merasa nggak ada tantangannya. Sepuluh tahun kemudian dia beralih ke drum, yang ternyata sangat sangat sangaaat disukainya. Sayangnya dia nggak punya drum, nggak punya ruangan yang bisa dipakai untuk menyimpan drum tanpa kena sambit tetangga kanan-kiri, dan terlalu keukeuh pengin punya drum akustik alih-alih drum elektrik maupun MIDI. Jadilah dia nggak pernah latihan.
Kebayang apa yang terjadi waktu dia mesti ikut ujian (UJIAN AKHIR, DEMI TUHAN!)? Nervous nggak ketulungan. Ditambah abis kedinginan kena AC mobil, begitu datang ke tempat ujian langsung ditodong suruh masuh meskipun jadwal si cewek itu masih 1,5 jam lagi.
Eng-ing-eeeengg.... Ruangan kelasnya DUINGIN kayak di kutub.
Yang terjadi adalah... Semua pukulan berubah jadi double stroke. Boro2 ngeh mainin lagu, baca not balok aja nggak konsen. Terlalu sibuk menggigil!
Siapa sih cewek oneng itu?
Yeah, itu aku. Bodo deh, pasrah aja mau lulus kek, mau kagak kek....
Aku bakal tetap cinta drum... Heheee!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar